Mari berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita miskin…. malah akan membuat kita makin kaya

Beberapa hari yang lalu, Neng Nopi pagi-pagi sudah bete.
Gimana nggak bete, kalau pas babeh mau ngeluarin mobil buat pergi kerja, ada mobil entah punya siapa yang parkir persis di seberang pintu pagar.
Memang di seberang sih, tapi jalan di depan rumah itu kan nggak lebar-lebar amat. Kalo dia nongkrong di situ, otomatis si Utun terhalang jalannya buat mundur dan jadinya nggak bisa keluar.

 

Lagi saya tengak-tengok ke rumah sebelah (siapa tahu itu mobil tamunya mereka), tau-tau satpam bilang mobil itu punya ibu-ibu yang lagi nganterin anaknya ke sekolah. Trus si satpam langsung nyamperin seorang ibu yang lagi asik ngobrol ketawa-ketiwi sama ibu-ibu lain di depan sekolah.
Habis diomongin satpam, baru deh itu ibu menuju mobilnya. Jalannya santai aja sambil mainin HP. Kayak nggak liat si babeh udah mulai mundurin si Utun.

Read the rest of this entry »

Babeh punya seorang teman. Dulunya dia karyawan di sebuah perusahaan. Setelah bertahun-tahun kerja, akhirnya dia memutuskan untuk memulai usaha sendiri. Hanya bermodal nekat dia membeli beberapa mesin dengan pendanaan dari leasing. Cicilannya lumayan bikin engap, tapi dia bilang gapapa dia kerja mati-matian dua atau tiga tahun, tapi habis itu dia kan bisa lebih santai.

Alkisah, mesin itu akhirnya terlunasi. Tapi dia kemudian malah mikir, kalau tambah beberapa mesin lagi pasti usahanya makin berkembang. Memang akan capek lagi beberapa tahun untuk melunasi cicilan ke leasing, tapi habis itu dia tinggal menikmati hasilnya.
Lalu diapun mulai kerja lebih keras lagi. Menurut ceritanya sendiri sama si babeh, dia sudah di pabrik pagi-pagi. Kadang sampai jam 9 malam baru pulang. Kerja 6 hari seminggu. Tapi hari Minggu juga nggak bisa santai-santai. Harus bikin rencana produksi untuk seminggu ke depan, harus beresin ini lah itulah. Nggak bisa mengandalkan anak buah karena target yang harus dicapai cukup tinggi demi bisa melunasi cicilan leasing.
Keluarga dan anak-anak udah nggak sempat lagi diurusi. Tapi dia bilang ini kan hanya untuk beberapa tahun saja, setelah semua lunas, dia bisa punya waktu lebih banyak buat keluarganya.

Read the rest of this entry »

Perjuangan Mengusir Asma

Sebelumnya saya pengumuman dulu bahwa ini bukanlah postingan berbayar (biarpun nggak nolak juga sih kalo ada yang mau bayar… 😀 )
Kalaupun di sini saya menyebut nama sebuah produk, ini murni karena ingin berbagi pengalaman. Sukur-sukur ada yang bisa dapat manfaatnya.

 

*******
Jadi ceritanya beberapa waktu lalu saya baca curhatan seorang ibu yang anaknya menderita asma.
Kesian, karna saya tahu betul gimana rasanya.
Debi si putri cantik saya itu mengidap asma dari kecil. Katanya sih warisan dari ibu mertua saya. Soalnya semua saudara-saudara kandung babeh, pasti ada satu anaknya yang kena asma. Di si babeh, ternyata yang kena adalah Debi.
Read the rest of this entry »

Sesudah Hujan

Ada apa sesudah hujan?
Kalau kata orang yang suka kata-kata bersayap sih “Ada pelangi”. Maksudnya ada keindahan setelah kesenepan.
Tapi saya sih jarang-jarang liat pelangi, apalagi sesudah hujan yang lebat. Jadi kalau kata saya sesudah hujan itu  yang ada adalah udara jadi lebih adem, tanaman yang layu kepanasan jadi segar lagi, sungai kering jadi mengalir lagi, neng Nopi pun gak sibuk lagi kipas-kipas kepanasan.
Hujan buat saya adalah cara Tuhan mencurahkan cintanya pada alam dan pada manusia…. (tsssaaaahhhhh!!!)

Jangan bilang sesudah hujan ada banjir ya. Banjir mah itu salah manusia sendiri. Susah yang dibikin sendiri….

 

Trus ada apa tiba-tiba neng Nopi jadi ngomongin hujan?

Read the rest of this entry »

Hari Sabtu kemarin nggak ada angin nggak ada hujan dan nggak ada pertanda sebelumnya, kulkas di rumah tiba-tiba mati.
Babeh langsung dong mengheningkan cipta beraksi. Bongkar-bongkar, kotak-katik. Tapi ujungnya nggak sukses. Katanya kompresornya yang mati. Sementara ganti kompresor itu nggak murah juga sodara-sodara. Hampir seharga kulkas baru…

Neng Nopi langsung bete. Apa lagi baru saja nyetok makanan. Dari mulai frozen food, bumbu siap tumis sampai buah-buahan. Terus gimana nasibnya semua makanan itu kalo kulkasnya mati.

Dan itu rasanya membuat lengkap semua masalah yang kita alami selama seminggu kemarin.
Babeh berkomentar, kok masalah barang tiba-tiba rusak begini selalu terjadinya pas kita lagi bokek ya.
Ya iyalah, Beh… namanya aja masalah. Kalo lagi punya duit mah jelas bukan masalah atuh. Kulkas rusak ya tinggal beli aja kulkas baru pan beres.

Read the rest of this entry »

Ini cerita tentang imlek kemarin. Buru-buru diposting sebelum keburu basi.

 

Seperti pernah saya ceritakan, di Tasik kami tinggal bersama 3 keluarga. Ada mama saya, ada tante-tante saya juga bersama keluarganya.
Setelah generasi kedua alias anak-anak berpencar, di rumah itu tinggal 4 lansia dan adik saya saja.
Kesibukan membuat saya dan adik-adik sepupu jarang bertemu setelah masing-masing punya keluarga sendiri. Kalau saya pas pulang, adik-adik nggak bisa pulang. Giliran mereka pulang, saya yang nggak bisa ikutan mudik.
Sementara para orangtua semakin sepuh, sudah mulai digerogoti macam-macam penyakit (puji Tuhan Mama saya sampai saat ini bisa dibilang yang paling sehat, masih kuat bolak-balik tasik bandung di usia 74 sekarang).

  Read the rest of this entry »

Ketika emak dapat cuti

Pernah nggak menginginkan sesuatu dengan sangat, tapi kemudian pas kesampaian rasanya kok biasa-biasa aja, nggak seperti yang dibayangkan.
Seperti kepingin makan sesuatu sampai kayak orang ngidam, sampai ngebayangin doang udah bisa bikin ngeces. Tapi pas akhirnya ketemu sama makanan itu, rasanya kok hambar aja, nggak senikmat yang dibayangkan. Malah suka ditambah nyesel, udah beli mahal tapi kok cuma begini doang.

Saya lagi ngalamin itu sekarang….. tapi ini bukan soal makanan.

Read the rest of this entry »

Nggak nyangka, ternyata mengembalikan mood ngeblog yang hilang itu susah banget….
Dari pada blog ini makin terlantar dan jamuran, saya coba ubek-ubek draft tulisan yang belum sempat di publish. Eh, ternyata banyak juga ya….
Biasanya sih karena kebanyakan mikir… nanti kalau dibaca orang trus takutnya begini begitu. Akhirnya disimpan aja di folder draft.
Setelah diseleksi dengan cara yang seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, akhirnya saya putuskan mempublish tulisan satu ini. Ini saya tulis lebih dari tiga bulan lalu waktu Semsem lagi rajin chatting dengan seorang temen cewek yang lagi dia taksir. Tapi belakangan naksirnya dicancel karena satu dan lain hal…. hahahaa…
Mudah-mudahan habis ini semangat ngeblognya balik lagi……

 

********************

Read the rest of this entry »

Pemanasan

Cilukbaaaaaa…….

Akhirnyaaaa….setelah berbulan-bulan blog ini dianggurin begitu saja. Sampai berdebu dan penuh sarang laba-laba.

 

Gak tahu kenapa, belakangan hasrat buat nulis seperti hilang sama sekali. Bukan cuma nulis sih… blog walking juga malessss….
Padahal kalo ingat dulu, nggak nengokin blog sehari aja bisa sakaw.

Yang kepingin ditulis sih banyak, tapi tiap kali sudah duduk manis di depan laptop, langsung ilang lagi semua ide. Akhirnya bolak-balik cuma main game atau mupeng liatin barang-barang di OL shop.

Read the rest of this entry »

Ogah Rugi

Hari Sabtu kemarin ada undangan dari teman yang menikahkan anaknya.
Pestanya terbilang lumayan “wah”.  Tamunya juga kelihatan banyak dari golongan “atas”… kelihatan lah dari dandanannya dan mobil-mobil mentereng yang berjejer di parkiran.

Segala kebiasaan di pesta kawinan yang pernah saya ceritakan di sini masih tetap ada. Mulai dari angpaw yang dikasih nomor, pengantin ngaret sampai uyel-uyelan untuk dapat makanan. Tapi kali ini yang ingin saya bahas (cieee…. dibahas yeee……) adalah soal perilaku tamu-tamu yang sering saya lihat di pesta. Terutama sih di pesta yang mewah dengan makanan berlimpah dan tamu yang juga buanyak.  

 

Saya kok suka melihat kecenderungan orang-orang datang ke pesta dengan prinsip nggak mau rugi. Dengan angpaw sekecil-kecilnya kalau bisa dapatkan makanan sebanyak-banyaknya…. Kalau perlu datanglah sekeluarga, lengkap dengan anak-anak dan para baby sitter sekalian. Masih untung nggak bawa pak RT dan para tetangga juga.
Read the rest of this entry »

Tag Cloud