Mari berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita miskin…. malah akan membuat kita makin kaya

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Lubang di Hati

12301143_1504222093206983_1379147694_n

 

Judul postingannya kayak judul lagunya Letto ya?

Tadi malam Sem, si sulung saya yang ganteng itu habis ikut prom night.
Iyaaa…. dia baru lulus SMA nih ceritanya…  uhukkk! Waktu beneran bagai terbang. Si anak kecil lucu nan bawel itu sekarang udah jadi pemuda harapan bangsa idaman calon mertua… uhukk lagi..!

13322168_10206434467760833_7561880204474920121_n

waktu wisuda minggu lalu…

 

Awalnya emak agak khawatir melepas dia pergi ke prom. Banyak dengar cerita jelek soalnya. Tapi dia kan sudah gede, sudah cukup tahu mana yang boleh dan mana yang dilarang. Dan saya rasa dia cukup bisa dipercaya.

(more…)

“Kepompong”

Warning :
Curhat geje detected….

***********

Persahabatan bagai kepompong
Kadang indah kadang rempong

INDAHNYA
Ketika jenuh dengan rutinitas, nongkrong bareng sambil ketawa-ketiwi dengan sahabat bisa bikin pikiran dan jiwa kembali segar.
Ketika sesak dikepung masalah, curhat pada sahabat bisa mengurangi sebagian beban.
Ketika sedang kelimpahan berkat, berbagi bersama sahabat membuat kebahagiaan jadi berlipat.
Ketika salah mengambil langkah, sahabat adalah orang pertama yang menegur tanpa ragu.
Sahabat selalu ada dalam situasi apapun.
Bersama sahabat kita bisa jadi diri sendiri. Nggak perlu jaim. Nggak perlu bersandiwara. Karena seorang sahabat sejati akan bisa menerima kita apa adanya.

(more…)

Saved by the bokek…. :)

Hari Minggu sore, Babeh pamit mau ke Superindo cari buah-buahan. Karena saya lagi sibuk sama seember penuh setrikaan, jadilah dia pergi sendirian.
Sampai sejam kemudian, saya sudah selesai nyetrika, si babeh masih belum pulang juga.
Saya pikir mungkin di jalan macet. Hari Minggu gitu lho….
Tunggu punya tunggu, tiba-tiba hape saya bunyi.
Babeh.
Dia tiba-tiba memberondong saya dengan pertanyaan, Sem sudah pulang belum, ada duit cash berapa di rumah, ada saldo berapa di Bank.
Saya jadi bingung campur kaget dong…. Saya tanya babeh ada di mana. Baru dia cerita (itupun kurang jelas karena sinyal jelek suaranya terputus-putus).
Jadi yang saya tangkap sih waktu dia keluar dari Superindo itu ada anak muda nyamperin dan nawarin voucher hadiah. Si anaknya sih kata babeh tampang lugu dan masih culun gitu. Dia cerita katanya lagi ditraining sebagai calon karyawan di satu perusahaan korea. Trus ditugasin bagi-bagi voucher gratis sama orang-orang.
Baru babeh cerita sampai situ, saya mah yang dengar sudah nangkap ini modus penipuan. Dan sebetulnya sih sudah rada basi.
Tapi si babeh itu kan orangnya gampang dibujukin, apalagi oleh model tampang lugu gitu. Makanya dulu dia jatuh hati sama neng Nopi…. saya kan lugu juga gitu…. dan imut dan manis dan baik hati dan…………….*dipentungin rame-rame

(more…)

Saatnya bicara masa depan

Waktu anak-anak masih kecil, kalau ditanya apa cita-cita mereka biasanya jawabannya cepat banget, nggak pake mikir dan hampir seragam. Kalo nggak jadi dokter, jadi polisi, jadi pilot, jadi guru, jadi presiden…. pokoknya yang standar gitu deh.
Tapi coba hal yang sama ditanyakan kembali waktu mereka mulai besar.
Biasanya jawabannya berubah jadi , “Mmmm…. belum tau..” atau, “Masih bingung…” atau, “Liat nanti aja deh…”
Dan biasanya disambung sama nyengir garing.
Kayaknya hanya sedikit saja anak-anak yang sampai besar masih tetap bertahan dengan cita-cita masa kecilnya.

(more…)

From Bandrek With Love

 Mimpi adalah kunci
 Untuk kita menaklukkan dunia
 Berlarilah tanpa lelah
 Sampai engkau meraihnya....

Potongan lagu laskar pelangi tiba-tiba mengapung di benak saya hari ini.
Iya, segala sesuatu yang besar selalu berawal dari mimpi. Mimpi yang terkadang terasa terlalu besar dan terlalu mustahil untuk diwujudkan.
Tapi keberanian untuk mengambil langkah pertama biasanya akan jadi pembuka jalan. Selanjutnya tinggal kerja keras dan keikhlasan berkorban, maka yang tadinya hanya mimpi tiba-tiba saja sudah terpampang di depan mata.
Saya sudah melihat buktinya hari ini.

(more…)

Pemanasan

Cilukbaaaaaa…….

Akhirnyaaaa….setelah berbulan-bulan blog ini dianggurin begitu saja. Sampai berdebu dan penuh sarang laba-laba.

 

Gak tahu kenapa, belakangan hasrat buat nulis seperti hilang sama sekali. Bukan cuma nulis sih… blog walking juga malessss….
Padahal kalo ingat dulu, nggak nengokin blog sehari aja bisa sakaw.

Yang kepingin ditulis sih banyak, tapi tiap kali sudah duduk manis di depan laptop, langsung ilang lagi semua ide. Akhirnya bolak-balik cuma main game atau mupeng liatin barang-barang di OL shop.

(more…)

4 x 4=16 , mumpung sempat dan nggak malas

Sebetulnya aku nggak terlalu suka bikin yang begini. Bukan apa-apa, tapi nggak banyak memang yang bisa aku ceritakan tentang diriku. Hidupku selama ini ya datar saja, mengalir tanpa banyak riak, cenderung membosankan buat sebagian orang.
Aku nggak punya banyak pengalaman yang layak dibagi, nggak pernah punya minat berlebihan terhadap sesuatu, lebih suka jadi penonton kalau ada keramaian….
Pokoknya nggak ada hebohnya.

Nggak percaya?
Baca aja sendiri….

————

1. Empat kerjaan/profesi yang pernah kamu lakukan :
– Cuma pernah kerja sekali sbg accounting sebelum nikah.
– Habis itu jadi IRT sampe sekarang
– Sampingannya jadi programmer
– Eh, merangkap jadi sekretaris all in buat babeh.

2. Empat Profesi Yang ingin kamu lakukan :
– Jadi guru TK
– Jadi reporter yang bagian kesana kemari ngicipin makanan… hehehe…
– Jadi penulis
– Jadi pedagang online (tapi bukan di MP)

3. Empat Tempat tinggal yang pernah di tinggali :
– Tasik ( kota kelahiran)
– Bandung ( waktu sekolah)
– Tasik lagi ( waktu kerja)
– Bandung lagi (setelah menikah)
Ketauan kan kurung batok pisan

4. Empat Negara/Daerah/tempat yang ingin kamu kunjungi :
– Austria
– Holy Land
– Pulau kecil yang cantik dan nggak ada orang, cuma aku berdua sama babeh… (uhuuuyyy…!)
– Jogja (bukan karena belum pernah ke sana, tapi untuk sekarang inilah tempat yang paling pingin aku datangi. Udah beberapa kali berencana pergi batal melulu. Padahal di sana ada mahluk kecil cantik yang pingin banget aku temui

Ponakan atu-atunya : Shine

5. Empat Film yang paling kamu suka :
– The sound of music (makanya pingin ke Austria)
– Narnia (1 & 2)
– James Bond (terutama yang dimainkan roger moore & pierce brosnan)
– Film kartun The Land Before Time

6. Empat lagu yang paling kamu suka saat ini :
Nggak ada yang khusus. Apapun lagunya asal enak didengar dan nggak berisik pasti suka.

7. Empat TV Show yang paling kamu suka saat ini :
– Kick Andy
– Indonesian Idol 2012
– Udah aja
– Jarang nonton TV

8. Empat buku terakhir yang kamu baca :
– Sunshine becomes you – Ilana Tan
– Ayahku bukan pembohong – Tereliye
– Kau, aku dan sepucuk angpau merah – Tereliye
– The power of a positive wife – Karol Ladd (terjemahannya tentu saja)

9. Empat Public Figur yang kamu suka saat ini :
– Yang ini skip aja deh. Nggak tahu soalnya. Nggak pernah menyukai atau tidak menyukai seseorang secara mutlak. Aku bisa menyukai seseorang karena satu hal yang dia lakukan dan pada saat lain nggak menyukai orang yang sama karena hal lain yang dia lakukan juga.

10. Empat berita yang paling santer kamu dengar belakangan ini :
– Lady Gaga
– Kawinan Anang Ashanty
– Migrasi para Mpers yang takut digusur
– Peternak anjing dekat rumah yang mau didemo warga ( ini mah gosip RT )


11. Empat hal yang tentang dirimu yang orang mungkin tidak tahu:
– Seumur-umur belum pernah dapat surat cinta…..
– Takut banget sama kecoa
– Suka main air tapi nggak bisa berenang
– Punya benjolan segede bakso di ketiak yang bikin nggak berani pake baju yang lengannya terlalu pendek, apalagi tanpa lengan

12. Empat Makanan yang sangat kamu inginkan belakangan :
– Surabi yang pake oncom
– Nasi TO
– Soto Pataruman (di Tasik)
– Mie baso kampung

13. Empat website yg sering dibuka :
– MP
– FB
– Yang lainnya sih cuma buka kalo lagi ada perlunya.

14. Empat Home MPers yang paling sering kamu kunjungi :
– Bunda Julie (suka aku aduk-aduk sampe belakang kalo lagi haus bacaan)
– Teh Icho ( ini juga suka aku baca sampe jauh ke belakang… maaf ya, Teteh, suka ngacak-ngacak rumahnya tanpa permisi)
– Bulik kriwil
– Semua yang rajin posting deh

15 Empat MPers yang ingin kamu ajak kopdar.:
– Semuaaaaaaaaahh……….. dengan syarat di Bandung dan nggak jauh-jauh dari rumah…

16. Empat MPers yang beruntung dapat tugas ini :
– Empat pengintip pertama yang belum bikin. Apalagi yang ngintip doang dan nggak komen!

Parcel Lebaran

Buat teman-teman yang merayakan Idul Fitri……..
Ini ada sedikit kiriman. Semoga berkenan menerima.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Maaf lahir dan bathin…………………

Damai

Alkisah, suatu kali diadakan perlombaan melukis dengan tema “Damai”. Banyak pelukis yang ikut serta. Masing-masing menggambarkan damai dengan caranya sendiri. Ada yang melukis pemandangan yang indah, gemericik air sungai yang mengalir tenang di antara batu-batuan, atau sebuah keluarga yang tengah menikmati sore di beranda rumah.
Tapi ternyata yang menjadi pemenang adalah lukisan tentang lautan yang tengah bergelora dengan ombak bergulung-gulung dahsyat, memukul-mukul sebuah batu karang. Sama sekali jauh dari kesan damai.
Kenapa lukidan tersebut bisa menang? Karena jika diperhatikan dengan seksama, ada sebuah lubang pada batu karang di tengah laut itu. Dan di sana, dalam lubang itu sepasang burung tengah bercengkerama dengan tenang, seolah tak perduli amukan laut. Aman terlindung dalam batu karang.

Itulah damai yang sesungguhnya.
Damai “walaupun”…………..
dan bukan damai “karena”…………..

Tak perduli dunia sedang krisis, bencana di mana-mana, kejahatan meraja-lela, tahun yang akan datang seperti tidak membawa harapan…… tapi damai itu tak akan beranjak selama kita masih percaya ada Dia Sang Pemberi Hidup yang memelihara kehidupan kita dengan sempurna.

Batu karang perlindunganku……
Gembala yang tak pernah tidur……..
PadaNya aku menaruh segenap pengharapan hidupku………

Dan malam natal ini, aku berdoa, supaya damai yang Dia bawa melalui kelahiranNya akan selalu tinggal dalam hati kita……..

JOY TO THE WORLD THE LORD HAS COME

Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha Tinggi
dan damai sejahtera di bumi
di antara manusia yang berkenan kepadaNya….



Kopi Asin

Seorang laki-laki datang ke sebuah pesta dan berkenalan dengan seorang gadis. Di akhir pesta itu, ia memberanikan diri mengundang gadis itu untuk menemaninya minum kopi. Karena kelihatannya laki-laki itu menunjukkan sikap yang sopan, gadis itupun memenuhi undangannya. Mereka berdua kini duduk di sebuah warung kopi. Begitu gugupnya laki-laki itu hingga ia tidak tahu bagaimaan harus memulai sebuah percakapan.

Tiba-tiba ia berkata kepada pelayan, “Dapatkah engkau memberiku sedikit garam untuk kopiku?”

Setiap orang yang ada di sekitar mereka memandang lelaki itu keheranan. Wajahnya memerah seketika, tetapi ia tetap memasukkan garam itu ke dalam kopinya lalu kemudian meminumnya. Penuh rasa ingin tahu, gadis yang duduk di depannya bertanya, “Bagaimana kau bisa mempunyai hobi yang aneh ini?”

Laki-laki itupun menjawab, “Ketika aku masih kecil, aku hidup di dekat laut, aku suka bermain-main di laut. Jadi aku tahu rasanya air laut, asin seperti rasa kopi asin ini. Sekarang, setiap kali aku meminum kopi asin ini, aku terkenang akan masa kecilku, tentang kampung halamanku, aku sangat merindukan kampung halamanku, aku merindukan orang tuaku yang tetap hidup di sana.” Ia mengatakan itu sambil berurai air mata, kelihatannya ia sangat tersentuh.

Gadis itu berpikir, “Apa yang diceritakan oleh laki-laki tersebut adalah ungkapan isi hatinya yang terdalam. Orang yang mau menceritakan tentang kerinduannya akan rumahnya adalah orang yang setia, peduli dengan rumah dan bertanggung jawab terhadap seisi rumahnya”. Maka gadis itupun mulai bercerita tentang kampung halamannya yang jauh, masa kecilnya dan keluarganya.

Merekapun berpacaran. Gadis itu menemukan bahwa laki-laki itu begitu toleransi, baik hati, hangat dan penuh perhatian. Singkat cerita, merekapun menikah dan hidup bahagia. Setiap kali, ia selalu membuatkan kopi asin bagi suaminya karena ia tahu suaminya sangat menyukai kopi asin.

Sesudah empat puluh tahun menikah, meninggallah suaminya. Ia meninggalkan surat kepada istrinya,

Sayangku, maafkan aku, maafkan kebohonganku selama aku hidup. Inilah satu-satunya kebohonganku padamu, yaitu tentang “kopi asin”.

Ingatkah engkau pertama kali kita bertemu dan berpacaran? Saat itu aku begitu gugup untuk memulai percakapan kita. Karena kegugupanku, aku akhirnya meminta garam padahal yang aku maksudkan adalah gula.

Selama hidupku banyak kali aku mencoba untuk mengatakan kepadamu hal yang sebenarnya. Tetapi aku tidak sanggup mengatakannya.

Kini aku sudah mati, aku tidak takut lagi, maka aku memutuskan untuk mengatakan kebenaran ini kepadamu bahwa aku tidak suka kopi asin. Rasanya aneh dan tidak enak. Selama hidupku aku baru meminum kopi asin sejak aku mengenalmu.

Meski begitu, aku tidak pernah menyesal untuk apapun yang aku lakukan untukmu. Memiliki engkau merupakan kebahagiaan terbesar yang pernah aku miliki selama hidupku. Jika aku dapat hidup untuk kedua kalinya, aku tetap ingin mengenalmu dan memilikimu selamanya, meskipun aku harus meminum kopi asin lagi“.

====================================

Apakah kopi asin ini lambang dari cinta atau sebuah kebodohan?

Dikutip : darisini

Tag Cloud