Mari berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita miskin…. malah akan membuat kita makin kaya

Damai

Alkisah, suatu kali diadakan perlombaan melukis dengan tema “Damai”. Banyak pelukis yang ikut serta. Masing-masing menggambarkan damai dengan caranya sendiri. Ada yang melukis pemandangan yang indah, gemericik air sungai yang mengalir tenang di antara batu-batuan, atau sebuah keluarga yang tengah menikmati sore di beranda rumah.
Tapi ternyata yang menjadi pemenang adalah lukisan tentang lautan yang tengah bergelora dengan ombak bergulung-gulung dahsyat, memukul-mukul sebuah batu karang. Sama sekali jauh dari kesan damai.
Kenapa lukidan tersebut bisa menang? Karena jika diperhatikan dengan seksama, ada sebuah lubang pada batu karang di tengah laut itu. Dan di sana, dalam lubang itu sepasang burung tengah bercengkerama dengan tenang, seolah tak perduli amukan laut. Aman terlindung dalam batu karang.

Itulah damai yang sesungguhnya.
Damai “walaupun”…………..
dan bukan damai “karena”…………..

Tak perduli dunia sedang krisis, bencana di mana-mana, kejahatan meraja-lela, tahun yang akan datang seperti tidak membawa harapan…… tapi damai itu tak akan beranjak selama kita masih percaya ada Dia Sang Pemberi Hidup yang memelihara kehidupan kita dengan sempurna.

Batu karang perlindunganku……
Gembala yang tak pernah tidur……..
PadaNya aku menaruh segenap pengharapan hidupku………

Dan malam natal ini, aku berdoa, supaya damai yang Dia bawa melalui kelahiranNya akan selalu tinggal dalam hati kita……..

JOY TO THE WORLD THE LORD HAS COME

Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha Tinggi
dan damai sejahtera di bumi
di antara manusia yang berkenan kepadaNya….



Advertisements

Comments on: "Damai" (17)

  1. sama sama mbak/mas

  2. c3m3n9 said: sama sama mbak/mas

    Coret yang tidak perlu ya?Yang belakang deh yang dicoret….. hehehe…

  3. Selamat natal mbak!

  4. Makasih, Mbak Nana….

  5. Selamat merayakan Natal jeng… 🙂

  6. nice!met natal yah ^_^

  7. “Batu karang yang teguhEngkau perlindungankuDi tengah ombak duniaEngkau yang berdirilah…………”Kenanganku tersibak, dan terlontar kembali ke suatu masa ketika aku ada di antara komunitas nenekku.Selamat natal dalam damai abadi.

  8. @Bunda : Ah, saya masih ingat lagu itu meski sudah sangat lama…..Harapan saya Bunda juga akan selalu menjalani hari2 penuh damai. Salam hormat penuh cinta.

  9. @Bu Ping : makasih. Semoga liburannya menyenangkan ya…

  10. @Mbak Amel : Makasih sudah menyempatkan ke sini…

  11. We wish u a merry christmas 3xand the happy new yearselamat hari natal3xdan taun barusalam damai ^_^v

  12. Damai selalu mb..hv a great great great x’mas..

  13. Met natal juga, Feb….. damai dan sukacita natal untukmu dan keluarga

  14. Makasih buat perhatiannya, Mba Niez…..

  15. Damai “walaupun”…………..dan bukan damai “karena”…………..>> Mancaaaap (y)

  16. Oya merry xmas 😀

  17. yang penting damai dalemnya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: