Mari berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita miskin…. malah akan membuat kita makin kaya

Solusi Kemacetan ala China

Solusi mengenai macet di DKI Jakarta memang tidak ada habisnya. Jakarta sepatutnya meniru moda transportasi massal di China yang revolusioner ini.

Bis selalu menjadi selalu angkutan umum yang paling banyak digunakan selain kereta api bawah tanah. Akan tetapi, semakin banyak bis berarti jalanan akan semakin macet dan penuh.

Salah satu rencana pemerintah Cina untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat sebuah bis bertingkat dimana pada bagian bawahnya masih bisa dilewati oleh mobil sejenis sedan atau minibus sehingga keberadaan bis ini tidak akan mengganggu lalu lintas yang ada.

Rencana yang diajukan oleh Shenzhen Hashi Future Parking Equipment Co., Ltd, ini mirip seperti sebuah kereta tetapi sebuah kereta yang berjalan di atas jalan raya yang sudah ada dengan tambahan rel khusus.

Tinggi kereta ini sekitar 4-4,5 m dimana terdiri dari dua bagian yaitu bagian bawah yang merupakan seperti sebuah lorong yang bisa dilalui oleh mobil (tinggi maksimum 2 m) dan bagian atas merupakan tempat penumpang.

Rencana ini selain lebih mudah diterapkan dibandingkan dengan membangun subway, bis ini juga lebih murah untuk pengadaannya.

Kerennya lagi, bis ini juga menggunakan tenaga surya dan listrik serta bisa berjalan dengan kecepatan maksimum 60 km per jam dan dapat mengangkut penumpang sebanyak 1.200 hingga 1.400 penumpang.

Di bagian bawah terdapat beberapa sensor seperti sensor untuk memberitahu mobil bila terlalu dekat dengan dinding bis dan juga sensor di bagian belakang untuk memberitahu apabila ketinggian mobil melebihi tinggi lorong bis sehingga pengemudi di belakang tidak akan masuk ke dalamnya.

Rencananya proyek ini akan mulai diuji coba di Mentougou, Beijing, dan perkiraan biaya sekitar 500 juta yuan atau sekitar Rp660 milyar untuk bis dan sebuah rel sepanjang 40 km.

Mahal? Tidak juga, karena biaya ini hanya 10% dibandingkan harus membuat subway. Dan masih menurut mereka, setidaknya keberadaan bis ini bisa mengurangi kemacetan sekitar 20-30%

Sumber : http://www.inilah.com/news/read/otomotif/2010/08/05/715321/bang-foke-tirulah-busway-china-ini/

Advertisements

Comments on: "Solusi Kemacetan ala China" (23)

  1. Mba novi… Duit negara kita banyak ditilep ama koruptor… Susah mau berkembang… *sigh

  2. wahmantap tuw chinasalute…^^

  3. Indonesia lebih seneng bangun jalan tol mbak, karena lebih menguntungkan..bukan yang efisien atau mengacu pada kepentingan orang banyak. Semua masih mikir diri sendiri dan bagaimana memperkaya diri sendiri, orang lain nanti dulu..tunggu kaya tujuh turunan baru deh mikiran orang lain..

  4. yang paling gampang kereta listrik atau KRL…banyak jalur KRL yang masih satu rel, gantian…bukan dobel rel….sepertinya pemerintah tidak serius ngurusi mass transportation ini.

  5. Wah, nanti studi banding dulu sambil ngajak keluarga…heheheKebanyakan biaya non teknisnya

  6. @Mba Maya : Tak bermaksud membuat dirimu setres lagi lho, Jeng…

  7. @Mba Erwin : Jadi sepertinya kita cuma bisa berkhayal aja punya transportasi massal yang nyaman dan terjangkau ya, Mba?

  8. @Mba Sari : Disini juga banyak orang pinter kan? Tapi nggak ada yang kepikiran bikin yang seperti itu ya?

  9. @Mba Relin : Jangan lupa ngajak aku juga ya, Mba… *ngarep

  10. Oh ini toh bis yg “mengangkang” itu!

  11. “Mengangkang”? xixixixi….

  12. Wah, hebat tuh. Kok bisa ya, bis dibikin tinggi begini?

  13. Ya ya, aku jg pernah baca ulasan ttg bis ini! Hmm, indonesia mah masih jauh dah kalo soal yg beginian! MRT yg udah ada tiang pancang-nya aja ke laut pembangunannya, apalagi yg beginihh?? Pasrah ngadepin macetnya Jakarta –_________–

  14. Intinya… Emang pemerintahnya aja yang belom niat *bukan ngga niat, cuma belom, tapi ga tau kapan terwujudnya, wong duite entek bae jeh…

  15. @Bunda : Pingin nyoba, Bunda? Ikut studi banding sama Mba Relin… hehehe…

  16. Maksud saya, pemdanya nyari kesempatan, alasan studi banding padahal pengen jalan2..Hehehe…

  17. qaulandiarra said: Maksud saya, pemdanya nyari kesempatan, alasan studi banding padahal pengen jalan2..Hehehe…

    Bener saya pernah ikut suami di luar negeri. Dan saat di luar negeri sering ada pejabat negara termasuk anggota Dewan PR yang datang justru di saat pemerintah setempat sedang libur musim panas atau libur natal. Katanya mau studi banding, begitu……….

  18. China mendapat julukan Naga yang sedang menggeliat di Asia 🙂

  19. bundel said: sering ada pejabat negara termasuk anggota Dewan PR yang datang justru di saat pemerintah setempat sedang libur musim panas atau libur natal. Katanya mau studi banding, begitu……….

    Mungkin mau membandingkan liburan di Indonesia sama di luar negeri, Bunda…. hehehe…

  20. fairfa said: China mendapat julukan Naga yang sedang menggeliat di Asia 🙂

    Baru menggeliat sudah menghebohkan dunia, gimana kalo nanti naganya sudah bangun….

  21. drackpack said: Mungkin mau membandingkan liburan di Indonesia sama di luar negeri, Bunda…. hehehe…

    Mau nyakitin hatikuw…..! Ssssstttt…..! Ini kisah nyata pada diriku, cik!

  22. Duh, Bunda… ampun… Bukan bermaksud mau menyakiti Bunda koq…. suer!! Maaf yaaa…. pliiiisssss….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: