Mari berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita miskin…. malah akan membuat kita makin kaya

Bapakku tidak pernah tersenyum. Sepanjang yang aku ingat, aku hanya pernah melihat senyum Bapak dua kali. Sekali waktu adik perempuanku lahir. Kemudian saat aku lulus SMU beberapa bulan yang lalu.

Sebaris kalimat berisi doa terlontar di sela-sela senyumnya. “Akhirnya sekolahmu selesai juga. Mudah-mudahan kamu bisa cepat dapat pekerjaan. Kerja kantoran. Jangan jadi tukang becak seperti Bapak.”

Lalu tangannya mengelus rambutku penuh sayang.

Itulah Bapak. Beban hidup yang berat mungkin telah membuatnya lupa caranya tersenyum.

Tapi hari ini senyum Bapak merekah kembali. Seperti cahaya matahari pagi yang mengusir kabut kegelapan dalam rumah bilik kami. Cahaya yang membawa kebahagiaan dan pengharapan. Akhirnya aku bisa mengatakan pada Bapak bahwa aku sudah mendapat pekerjaan. Kerja kantoran seperti yang Bapak inginkan.

Dan Bapak pun tersenyum.

Sementara di sudut rumah, Emak memeluk adikku seraya menyusut mata dengan ujung kebayanya.

*******************

Pagi ini aku berangkat bekerja. Berkemeja rapi dan menjinjing tas. Senyum Bapak merekah lagi ketika melepasku.

Bus Damri membawaku ke pusat kota. Di sebuah sudut jalan kulepas kemejaku dan kutukar dengan sehelai kaus dekil. Sebuah kecrekan dari tutup botol kusiapkan sebagai senjata. Dan mulailah aku mengais rupiah dari mobil ke mobil saat lampu merah menyala.

Jangan kaget. Aku memang cuma jadi pengamen. Ijasah SMU-ku tak laku kujajakan ke kantor-kantor.

Tapi jangan ceritakan kebohongan ini pada Bapakku.

Supaya ia bisa tetap tersenyum setiap hari.

(Bandung, Agustus 2010)

Ditulis untuk lomba menulis Flash Fiction di :

http://intan0812.multiply.com/journal/item/185/Hadiah_Lebaran_dari_berkah_membuat_FF

Advertisements

Comments on: "[Flash Fiction] Bapak Tersenyum" (31)

  1. Kalau saya yang jadi juri udah pasti ni FF nya menang ceu!Bikin aku terharu ih…..

  2. *plok plok plok* keren bgt cik FFnya!

  3. @Bunda n Mba Amel : Beneran? Duh, tersanjung deh….

  4. Cakep, mba… Cakeeeppppp… :)*yang bikin FF keren-keren yaaa…

  5. Cik Novie pinter bikin cerita, euySalut 🙂

  6. depingacygacy said: 😥

    Kenapa, Mah?

  7. mayamulyadi said: *yang bikin FF keren-keren yaaa

    Ayo bikin, Mba May…. lumayan kalo menang buat lebaran…!

  8. mimpidanasa said: Cik Novie pinter bikin cerita, euy

    Tukang ngayal, Mas….

  9. coba dia ngelamar ke pabrik mbak, masih ada tempat buat lulusan SMU.(komentarnya serius hehe) semoga menang ya…

  10. ikatan baca mbak.. 🙂

  11. @Mba Erwin : Ayo ikutan, Mba… Cerpennya Mba Erwin kan bagus-bagus…

  12. boemisayekti said: ikatan baca mbak.. 🙂

    Silaken…..

  13. drackpack said: Tukang ngayal, Mas….

    bagus cik… gutlak yaa….*saya juga tukang ngayal, tapi kalo dijadiin tulisan khayalannya malah jadi ngawur….

  14. Ikutan senyum juga 🙂

  15. makasih partisipasinya……… aku locked ya, ga boleh diedit lagi..

  16. salam kenal mba, numpang baca2lagi belajar memahami FF

  17. miris ya, mba.. 🙂

  18. sedih…………..*lam kenal yah*

  19. hiks… sedih *lap aer mata

  20. Buat semua yang sudah ikutan baca : Makasiihhh… Maab, bukan bermaksud bikin semua sedih…. **bagiin tisu seorang satu

  21. Cerita yang mengharukan Mbak Novi.Semoga menang ikutan FF nya 🙂

  22. Makasih Mba Tiara….

  23. Kunjungan balik, maaf kalau meninggalkan jejak..Lebih indah rasanya berkunjung dengan kita meninggalkan jejak agar kita bisa berbagi kelak.

  24. drackpack said: Tapi jangan ceritakan kebohongan ini pada Bapakku.Supaya ia bisa tetap tersenyum setiap hari. 

    Nilai senyuman dan pengharapan atas senyuman yang lahir dari lubuk hati memang mahal harganya sampai-sampai ia harus berebohong untuk mendapat senyuman……Tapi saya anjurkan untuk tidak berbohong pada apapun dan pada siapapun…….kemurnian senyum dari lubuk hati yang disertai kejujuran (apa adanya) akan menjadi matahari bagi kebahagiaan….Besok aku akan temui bapakmu dan kuceritakan kebohongan-mu…….( wih….serius amat ya saya….. )

  25. rasikiniin said: Besok aku akan temui bapakmu dan kuceritakan kebohongan-mu…….

    Hehehe….

  26. Bagus :DMembahagiakan oranglain dapat pahala yah

  27. waaaa… Bagusnya… Aku mesti banyak belajar menulis lagi

  28. Hai, Mbak… aku tadi jalan-jalan ke rumahmu.Tulisanmu juga bagus-bagus lho…

  29. ceritanya bagus bikin aku terharu…

  30. Makasih sudah nyempetin baca. Salam kenal yah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: