Mari berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita miskin…. malah akan membuat kita makin kaya

Baru saja membaca sebuah buku John Grisham berjudul Skipping Christmas (Samuel yang meminjam di perpustakaan sekolahnya, tapi aku yang menikmati duluan).

Ceritanya cukup menarik. Tentang sepasang suami istri yang memutuskan untuk menghindari perayaan natal dan menggantinya dengan wisata kapal pesiar. Mereka, terutama sang suami berpendapat natal adalah sebuah pemborosan besar-besaran dengan segala tetek bengek pohon natal, hiasan rumah, hadiah-hadiah yang akhirnya tak terpakai, makanan-makanan yang tidak habis dimakan dan pesta hura-hura yang dengan cepat dilupakan sesudahnya.

Ini persis seperti yang selalu dikatakan dalam khotbah-khotbah di gereja bahwa natal telah kehilangan makna sesungguhnya dan berubah menjadi hari-hari berpesta-ria saja.

Jadi, apa hubungannya buku John Grisham dengan puasa?

Tentu saja ada. Karena Natal kebetulan masih jauh. Dan yang sedang kulihat sekarang dan beberapa hari terakhir ini adalah euforia menyambut bulan Ramadhan.

Seperti tadi pagi di pasar mini tempat aku biasa belanja. Aku mendapati Ibu-ibu yang seperti kalap berbelanja. Katanya buat persiapan puasa besok. Iseng-iseng aku tanya seorang Ibu yang lagi ngotot menawar ayam, “Kalau bulan puasa mestinya lumayan ya, Bu, bisa ngirit uang belanja.”

“Wah, boro-boro, Neng,” sahut si Ibu, “Justru budget harian malah naik. Kalau hari biasa mah sayur semacem plus tahu aja udah cukup. Tapi kalau puasa kan harus 4 sehat 5 sempurna cenah. Belum kolaknya. Belum makan sahur harus beda lagi lauknya.”

Aku melirik 3 kantong keresek di tangan si Ibu yang penuh berisi macam-macam sayur, pisang sesisir, roti tawar, dan entah apa lagi. Belum ayam dan ikan yang masih sedang ditawarnya.

Wow! **Berhitung*

Ini baru budget puasa. Belum untuk Lebaran nanti. Baju baru, makanan, kue-kue, parcel, biaya mudik…. **berhenti ngitung karena mumet sendiri*

Emang semua itu harus ya?

Apakah nggak bisa lebih disederhanakan?

Supaya harga-harga nggak melambung naik setiap menjelang puasa dan Lebaran seperti ini….

**Maaf, ini cuma curhatan nggak penting dari emak-emak yang lagi pusing mengatur uang belanjanya.

**Kepada rekan-rekan Muslimku… tak ada maksud apapun. Mohon maaf bila ada salah kata. Dan….. SELAMAT BERPUASA…!!

Advertisements

Comments on: "Antara John Grisham, Puasa dan Harga Naik" (14)

  1. Wah John Grisham, salah satu favoritku tuh mbak….aku nggak termasuk ibu-ibu itu lho…bukan apa-apa, aku malas masak…buka biasanya menyesuaikan dengan keinginan anak-anak jadi ya beli, kapan masaknya wong seharian ngantor…. ngandelin ART nggak bisa masak…ntar sahur baru masak, itu juga nggak banyak…kayaknya aku santai saja menghadapi puasa tahun ini.

  2. memang agak ekstra sih belanjanya, supaya puasanya tetap semangat soalnya…hehehe..maaf ya kalau bikin harga-harga naik.

  3. ga’ smua ibu2 begitu ko’ (berbelanja berlebih di bln puasa). biasanya diawal2 minggu aja krn so excited menyambutnya dan ingin memberikan makanan yg terbaik u/keluarganya ya gapapa juga sih klo tercukupi secara materi.tapi sy pribadi dan ibu2 pengajian disini malah menitik beratkan pd persiapan bathiniah seperti teraweh dan tadarus yg berusaha ta’ terlewatkan.

  4. Sayapun termasuk yang khawatir; lama kelamaan ramadhan akan menjadi ritual yang kering spiritualSemoga kekhawatiran saya terlalu berlebihan, Cik šŸ™‚

  5. Iya tuh, mba… Mulai banyak yg salah bertindak nih ketika bulan puasa. Padahal, justru kebutuhan batiniah yg lebih “diberatkan”…Makasih udah diingatkan ya, mba…

  6. iras80 said: Wah John Grisham, salah satu favoritku tuh mbak….

    Aku baru kali ini baca. Tapi ternyata bagus juga.

  7. ceuosi said: tapi sy pribadi dan ibu2 pengajian disini malah menitik beratkan pd persiapan bathiniah seperti teraweh dan tadarus yg berusaha ta’ terlewatkan

    Itu yang terpenting kan?

  8. mimpidanasa said: Sayapun termasuk yang khawatir; lama kelamaan ramadhan akan menjadi ritual yang kering spiritual

    Mungkin apa yang saya lihat cuma segelintir orang-orang yang salah menafsirkan. Saya yakin masih banyak yang bersungguh-sungguh menjadikan bulan ini sebagai saatnya ibadah.

  9. mayamulyadi said: Makasih udah diingatkan ya, mba…

    Sama-sama, Mba…Eh, jadi puasa nggak nih? Si dedek sehat-sehat saja?

  10. mayamulyadi said: ya tuh, mba… Mulai banyak yg salah bertindak nih ketika bulan puasa. Padahal, justru kebutuhan batiniah yg lebih “diberatkan”..

    setujuuuu sama mba may!!

  11. Aku jadi puasa, mba novi… Udah lewat tengah hari, baik2 aja. Dedek juga ga rewel.. *jadinya seneng deh šŸ™‚

  12. @ mba amel… Toss dulu yaaaa… šŸ™‚

  13. drackpack said: Jadi, apa hubungannya buku John Grisham dengan puasa?

    Adakalanya kepedulian seseorang bagi kebaikkan kehidupan menjadi sebab ketidakpekaan rasa. “Ruang-ruang” tertentu menjadi sangat sensitif dan relatif.Prosesi/ritual keberagamaan umat tertentu terkadang/seringkali tak dapat dijelaskan dengan “akal-vulgar”, karna kandungan sensitifisme dan relatifismenya yang kental, apalagi dari “akal-vulgarnya” orang yang tidak sama agamanya. Prosesi/ritual keberagamaan seringkali tidak melulu berakar dari logika akal akan tetapi juga dari logika mitos atau logika spiritual, dan lain sebagainya.Jadi saya mengajak ibu,….daripada masuk ke “ruang” sensitif & relatif, bagaimana kalau kita fokus saja pada pergerakan harga yang menaik setiap kali ada perayaan massal ( Idul Fitri/Natal/dll ), Bagaimana kalau kita fokuskan energi kita untuk mendorong pihak-pihak berwenang (pihak yang bertanggung-jawab)untuk membuat upaya besar bagi pengendalian harga-harga…………Jadi “Apa hubungannya antara buku John Grisham dengan puasa ?” …Bagaimana kalau tak usahlah dihubung-hubungkan……..

  14. @Kang Ikin : sorry kalau “akal-vulgar” saya menyinggung “ruang sensitif” anda. Cuma sebuah tulisan spontan yang lahir dari kedangkalan pikiran saya semata. Tanpa maksud apapun.Mohon pembelajaran dari Kang Ikin yang mungkin sudah jauh lebih dalam pemahamannya tentang banyak hal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: