Mari berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita miskin…. malah akan membuat kita makin kaya

Ada apa dengan Juni?

Neng Nopi lagi baper….

Kolaborasi antara kurang jajan, kurang piknik dan kurang tatih tayang menghasilkan emosi yang naik turun naik turun kayak odong-odong. Tambah lagi tukang gehu langganan lagi libur jualan karena puasa… makin menjadi-jadi deh. (Fyi, neng Nopi suka kumat sarapnya kalau kelamaan nggak ketemu si mamang gorengan…😀 )
Lihat orang pamer belanjaan di sosmed langsung mikir nyinyir, kok belanja melulu gak habis habis sih duitnya..
Dengar teman baru naik pangkat dan naik gaji terus sirik, kerja melulu.. keluarga tuh diurusin….
Baca berita ini itu bawaannya esmosiiii aja. Rasanya semua yang dilihat, semua yang didengar salah melulu.

Read the rest of this entry »

Lubang di Hati

12301143_1504222093206983_1379147694_n

 

Judul postingannya kayak judul lagunya Letto ya?

Tadi malam Sem, si sulung saya yang ganteng itu habis ikut prom night.
Iyaaa…. dia baru lulus SMA nih ceritanya…  uhukkk! Waktu beneran bagai terbang. Si anak kecil lucu nan bawel itu sekarang udah jadi pemuda harapan bangsa idaman calon mertua… uhukk lagi..!

13322168_10206434467760833_7561880204474920121_n

waktu wisuda minggu lalu…

 

Awalnya emak agak khawatir melepas dia pergi ke prom. Banyak dengar cerita jelek soalnya. Tapi dia kan sudah gede, sudah cukup tahu mana yang boleh dan mana yang dilarang. Dan saya rasa dia cukup bisa dipercaya.

Read the rest of this entry »

Alkisah ada dua orang yang bersahabat, katakanlah namanya Melon dan Belimbing (karena kalau Mawar dan Melati rasanya kok seperti korban perkosaan di koran). Bertahun-tahun putus kontak, akhirnya mereka bertemu kembali lewat jejaring sosial. Maka dirancanglah rencana pertemuan untuk melepas kangen.

Melon ingat bahwa Belimbing dulu adalah seorang teman yang murah hati. Tiap bertemu, selalu ada buah tangan yang dibawa Belimbing untuk Melon.
Maka kali ini Melon merencanakan untuk memberikan sesuatu juga untuk Belimbing. Apalagi ini adalah pertemuan pertama setelah beberapa tahun tak saling berkabar.

Read the rest of this entry »

“Kepompong”

Warning :
Curhat geje detected….

***********

Persahabatan bagai kepompong
Kadang indah kadang rempong

INDAHNYA
Ketika jenuh dengan rutinitas, nongkrong bareng sambil ketawa-ketiwi dengan sahabat bisa bikin pikiran dan jiwa kembali segar.
Ketika sesak dikepung masalah, curhat pada sahabat bisa mengurangi sebagian beban.
Ketika sedang kelimpahan berkat, berbagi bersama sahabat membuat kebahagiaan jadi berlipat.
Ketika salah mengambil langkah, sahabat adalah orang pertama yang menegur tanpa ragu.
Sahabat selalu ada dalam situasi apapun.
Bersama sahabat kita bisa jadi diri sendiri. Nggak perlu jaim. Nggak perlu bersandiwara. Karena seorang sahabat sejati akan bisa menerima kita apa adanya.

Read the rest of this entry »

Saved by the bokek…. :)

Hari Minggu sore, Babeh pamit mau ke Superindo cari buah-buahan. Karena saya lagi sibuk sama seember penuh setrikaan, jadilah dia pergi sendirian.
Sampai sejam kemudian, saya sudah selesai nyetrika, si babeh masih belum pulang juga.
Saya pikir mungkin di jalan macet. Hari Minggu gitu lho….
Tunggu punya tunggu, tiba-tiba hape saya bunyi.
Babeh.
Dia tiba-tiba memberondong saya dengan pertanyaan, Sem sudah pulang belum, ada duit cash berapa di rumah, ada saldo berapa di Bank.
Saya jadi bingung campur kaget dong…. Saya tanya babeh ada di mana. Baru dia cerita (itupun kurang jelas karena sinyal jelek suaranya terputus-putus).
Jadi yang saya tangkap sih waktu dia keluar dari Superindo itu ada anak muda nyamperin dan nawarin voucher hadiah. Si anaknya sih kata babeh tampang lugu dan masih culun gitu. Dia cerita katanya lagi ditraining sebagai calon karyawan di satu perusahaan korea. Trus ditugasin bagi-bagi voucher gratis sama orang-orang.
Baru babeh cerita sampai situ, saya mah yang dengar sudah nangkap ini modus penipuan. Dan sebetulnya sih sudah rada basi.
Tapi si babeh itu kan orangnya gampang dibujukin, apalagi oleh model tampang lugu gitu. Makanya dulu dia jatuh hati sama neng Nopi…. saya kan lugu juga gitu…. dan imut dan manis dan baik hati dan…………….*dipentungin rame-rame

Read the rest of this entry »

Saatnya bicara masa depan

Waktu anak-anak masih kecil, kalau ditanya apa cita-cita mereka biasanya jawabannya cepat banget, nggak pake mikir dan hampir seragam. Kalo nggak jadi dokter, jadi polisi, jadi pilot, jadi guru, jadi presiden…. pokoknya yang standar gitu deh.
Tapi coba hal yang sama ditanyakan kembali waktu mereka mulai besar.
Biasanya jawabannya berubah jadi , “Mmmm…. belum tau..” atau, “Masih bingung…” atau, “Liat nanti aja deh…”
Dan biasanya disambung sama nyengir garing.
Kayaknya hanya sedikit saja anak-anak yang sampai besar masih tetap bertahan dengan cita-cita masa kecilnya.

Read the rest of this entry »

From Bandrek With Love

 Mimpi adalah kunci
 Untuk kita menaklukkan dunia
 Berlarilah tanpa lelah
 Sampai engkau meraihnya....

Potongan lagu laskar pelangi tiba-tiba mengapung di benak saya hari ini.
Iya, segala sesuatu yang besar selalu berawal dari mimpi. Mimpi yang terkadang terasa terlalu besar dan terlalu mustahil untuk diwujudkan.
Tapi keberanian untuk mengambil langkah pertama biasanya akan jadi pembuka jalan. Selanjutnya tinggal kerja keras dan keikhlasan berkorban, maka yang tadinya hanya mimpi tiba-tiba saja sudah terpampang di depan mata.
Saya sudah melihat buktinya hari ini.

Read the rest of this entry »

Artinya : Jangan Kaya Orang Susah
*terus ditimpuk kamus

———————————————————————-

 
Pagi-pagi HP saya sudah ribut tang ting tung. Notfikasi dari wa. Rupanya teman-teman di grup lagi pada seru chatting.
Topik bahasannya adalah status seseorang di FB yang memang agak-agak bikin gatel.

Jadi status itu isinya mengeluhkan keadaan si penulis status yang “nggak punya”, yang nggak bisa seperti orang lain, yang banyak keterbatasan secara finansial.
Bukan cuma sekali rasanya dia menulis yang intinya adalah seperti itu. Beda-beda kalimat doang.
Lalu ada yang kasih info bahwa status seperti itu sengaja dia pasang untuk mengundang simpati dan belas kasihan orang.
Pernah kejadian ada seseorang yang baca statusnya trus memberi sesuatu sama dia. Eh, rupanya itu malah memicu dia jadi doyan mengumbar kesusahannya.

Read the rest of this entry »

Beberapa hari yang lalu, Neng Nopi pagi-pagi sudah bete.
Gimana nggak bete, kalau pas babeh mau ngeluarin mobil buat pergi kerja, ada mobil entah punya siapa yang parkir persis di seberang pintu pagar.
Memang di seberang sih, tapi jalan di depan rumah itu kan nggak lebar-lebar amat. Kalo dia nongkrong di situ, otomatis si Utun terhalang jalannya buat mundur dan jadinya nggak bisa keluar.

 

Lagi saya tengak-tengok ke rumah sebelah (siapa tahu itu mobil tamunya mereka), tau-tau satpam bilang mobil itu punya ibu-ibu yang lagi nganterin anaknya ke sekolah. Trus si satpam langsung nyamperin seorang ibu yang lagi asik ngobrol ketawa-ketiwi sama ibu-ibu lain di depan sekolah.
Habis diomongin satpam, baru deh itu ibu menuju mobilnya. Jalannya santai aja sambil mainin HP. Kayak nggak liat si babeh udah mulai mundurin si Utun.

Read the rest of this entry »

Babeh punya seorang teman. Dulunya dia karyawan di sebuah perusahaan. Setelah bertahun-tahun kerja, akhirnya dia memutuskan untuk memulai usaha sendiri. Hanya bermodal nekat dia membeli beberapa mesin dengan pendanaan dari leasing. Cicilannya lumayan bikin engap, tapi dia bilang gapapa dia kerja mati-matian dua atau tiga tahun, tapi habis itu dia kan bisa lebih santai.

Alkisah, mesin itu akhirnya terlunasi. Tapi dia kemudian malah mikir, kalau tambah beberapa mesin lagi pasti usahanya makin berkembang. Memang akan capek lagi beberapa tahun untuk melunasi cicilan ke leasing, tapi habis itu dia tinggal menikmati hasilnya.
Lalu diapun mulai kerja lebih keras lagi. Menurut ceritanya sendiri sama si babeh, dia sudah di pabrik pagi-pagi. Kadang sampai jam 9 malam baru pulang. Kerja 6 hari seminggu. Tapi hari Minggu juga nggak bisa santai-santai. Harus bikin rencana produksi untuk seminggu ke depan, harus beresin ini lah itulah. Nggak bisa mengandalkan anak buah karena target yang harus dicapai cukup tinggi demi bisa melunasi cicilan leasing.
Keluarga dan anak-anak udah nggak sempat lagi diurusi. Tapi dia bilang ini kan hanya untuk beberapa tahun saja, setelah semua lunas, dia bisa punya waktu lebih banyak buat keluarganya.

Read the rest of this entry »

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 518 other followers